KETIK, KUTAI TIMUR – Tragedi yang terjadi di tambang emas ilegal di Sekatak, Bulungan, Kalimantan Utara, menewaskan dua orang yakni K, 23, yang merupakan anggota TNI yang bertugas di Bulungan dan seorang warga berinisial R, 49.

“Kejadian itu dilaporkan pada hari Senin (9/1) dan ditemukan hari Rabu (11/1) sekitar pukul 01.00 WITA,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bulungan, Kalimantan Utara Iptu Mohammad Khomaini saat dihubungi dari Tarakan, Kamis (12/1).

Ketika melakukan evakuasi pada kedua korban tersebut polisi dibantu dengan aparat TNI. Saat ini, ada dua saksi yang dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut di Polsek Sekatak.

Saat terkait tewasnya anggota TNI di tambang emas ilegal tersebut, Komandan Denpom VI/3 Bulungan Mayor Andik Saparudin mengatakan masalah tersebut ditangani Pomdam VI/Mulawarman.

“Masalah tersebut sudah ditangani Pomdam VI/Mulawarman, Korem hanya membantu evakuasi, kronologis mungkin bisa ke Denpom,” kata Andik. (*)

Baca Juga:
Khofifah dan 5.000 Umat Hindu Jatim Serukan Perdamaian Global di Dharma Shanti Nyepi

Baca Juga:
Bertemu Apersi di Surabaya, Menteri Perumahan Umumkan PBG Gratis dan RTRW Dipermudah