KETIK, TUBAN – Prajurit TNI Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0811/Tuban kebut pembangunan jembatan perintis garuda di lokasi dusun Wonorejo, Desa Tawaran, Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban.
Langkah tersebut kini menunjukan hasil signifikan. Ini sekaligus bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung infastruktur di daerah terpencil sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto.
Di bangun dengan jiwa korsa semangat kebersamaan, rasa senasib sepenanggungan dan semangat gotong royong, Prajurit TNI berkolaborasi bersama pekerja maupun warga sipil, melakukan pembuatan jembatan perintis garuda di ujung barat bagian perbatasan dua kabupaten Tuban dan Kabupaten Blora.
Kebersamaan prajurit TNI dan masyarakat terlihat begitu solid setiap tahapan pekerjaan. Semangat ini menunjukkan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal.
Baca Juga:
Kimsin Reunion Festival di Kwan Sing Bio Tuban Sajikan Makan Gratis Ribuan PorsiKomandan Kodim 0811/Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda di desa Tawaran saat ini mengalami peningkatan berkat kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini merupakan bagian vital dari konstruksi jembatan. Kami melihat progresnya sangat baik, hal ini tidak lepas dari kerja sama dan semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat,” terang Letkol Galih, Jumat 17 April 2026.
Menurutnya, keterlibatan aktif TNI dan warga dalam pembangunan ini menjadi bukti nyata sinergi dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Dengan semangat gotong royong, proses pengerjaan dapat berjalan lancar dan sesuai target yang telah direncanakan.
Baca Juga:
MA Islamiyah Senori Tuban Wisuda 167 Siswa Prodistik, Cetak Lulusan Pintar Ngaji dan Jago IT“Kami berkomitmen meningkatkan dan terus membantu percepatan pembangunan jembatan ini agar segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Jembatan ini nantinya akan sangat penting menunjang aktivitas warga, baik untuk akses pendidikan, kesehatan, maupun perekonomian,” tutupnya.(*)