KETIK, BATU – Ratusan penyandang disabilitas tumpah ruah di Balai Kota Among Tani Kota Batu untuk mengikuti Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2024, Rabu 13 November 2024.

Peringatan yang mengusung tema Dari & Oleh Difabel Kota Batu untuk Indonesia Emas itu berlangsung meriah. Ada 100 penyandang disabilitas berbaur dengan 1.000 penari melakukan tari kolosal.

Sebelumnya, mereka membagikan bunga kepada masyarakat di sekitar Balai Kota Among Tani.

“Pemkot Batu akan terus berbenah dalam hal infrastruktur dan sarana-prasarana yang ramah untuk penyandang disabilitas," kata Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadim Efisiensi

Kegiatan tersebut semakin semarak dengan adanya flashmob dari perwakilan OPD Pemkot Batu. Kemudian dilanjutkan dengan melukis bersama penyandang disabilitas.

Baca Juga:
Baik Film Festival 2026 Kota Batu Sukses Digelar, Ini Daftar Para Pemenangnya

Lalu, acara dilanjutkan dengan peluncuran Batik Inklusif Kota Batu di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani. Kegiatan tersebut dirangkai dengan peragaan busana Batik Inklusif oleh siswa-siswi SMP Diponegoro Batu.

"Peluncuran Batik Inklusif Kota Batu ini diharapkan bisa menjadi simbol dan spirit bagi Kota Batu sebagai kota inklusif yang ramah difabel," imbuh Zadim.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Batu, MD. Forkan manambahkan penyandang disabilitas juga dapat melakukan dan menunjukkan kreasi dan keterampilan. Tugas pemerintah dan masyarakat, urainya, memberikan mereka dukungan dan kesempatan yang sama.

“Penyandang disabilitas banyak menorehkan prestasi di berbagai bidang seperti olahraga dan juga kesenian,” jelasnya.

Baca Juga:
Ketahuan Saat Beraksi! Maling Motor di Kota Batu Tumbang Usai Dilawan Korban dan Dikepung Warga

Forkan menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung peran serta dari penyandang disabilitas. Sehingga dapat menunjukkan daya kreasi, potensi, inovasi dan prestasi mereka. Semua itu menuju Kota Batu yang inklusi, mandiri dan ramah disabilitas.

"Serta mendukung penuh pendidikan inklusi agar dapat berjalan dengan baik, untuk menunjang program-program bagi penyandang disabilitas sebagai bekal keterampilan dan keahlian mereka,” pungkasnya.(*)