KETIK, PACITAN – Perjalanan pelarian AS alias Wawan, pelaku pembacokan satu keluarga di Dusun Drono, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, berakhir di pemakaman.

Setelah ditemukan tewas di jurang kawasan hutan 1 kilometer dari TKP, jasadnya dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunung Pegat, Kamis, 25 September 2025.

Pemakaman berlangsung dengan dihadiri pihak keluarga serta warga.

Wawan dimakamkan setelah menjalani proses otopsi di RSUD dr. Darsono Pacitan.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, mengatakan identitas mayat yang ditemukan sudah dipastikan cocok dengan tersangka pembunuhan.

Baca Juga:
Ini Rekap Perolehan Medali Kejurkab Pencak Silat Pacitan 2026, PSHT Raih 7 Emas

“Hasil pemeriksaan Inafis dan dokter forensik memastikan mayat tersebut identik dengan Wawan,” jelasnya.

Pihak keluarga juga turut mengenali jasad, terutama melalui pakaian yang masih melekat dan diyakini sama seperti yang dipakai Wawan saat kabur ke hutan.

Anak tersangka, berinisial BM, menguatkan identifikasi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga Wawan mengakhiri hidupnya sendiri.

Baca Juga:
Kisah Guru Yasi yang Sukses Ajarkan Anak Tunarungu Pacitan Menari dengan Mata

“Tersangka diduga bunuh diri dengan menyayat urat nadi di pergelangan tangan kiri. Maka kasus pembunuhan tersebut dinyatakan batal demi hukum,” tambah Kapolres.(*)