KETIK, LABUHAN BATU – Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemkab Labuhanbatu, Ikramsyah Putra Nasution meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) agar menselaraskan program terkait ketahanan pangan.

Terlebih, Presiden RI Jokowi dalam pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2024 lalu, juga menyinggung salah satu fokus utama belanja APBN 2025 diarahkan pada ketahanan pangan.

Demikian disampaikan Ikramsyah saat memimpin apel gabungan kelompok-I Pemkab Labuhanbatu di halaman Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Senin, 26 Agustus 2024.

Ikramsyah menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan negara dan belanja berkualitas dengan tujuan meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga keterjangkauan harga, memperbaiki rantai distribusi dan akses pembiayaan bagi petani.

"Perlu penyesuaian perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Labuhanbatu untuk mendukung kemandirian pangan yang akan berkontribusi pada kemandirian pangan di tingkat provinsi dan nasional," ujarnya.

Baca Juga:
Kejar Produksi, Kementan Gebrak Tanam Padi Serempak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi

Itu juga sejalan dengan Perda Kabupaten Labuhanbatu nomor 2 tahun 2016 yang membentuk Dinas Pangan sebagai perangkat daerah maupun Perbup Labuhanbatu nomor 41 tahun 2021, termasuk dalam perumusan kebijakan, koordinasi dan evaluasi dibidang ketahanan pangan.

Penerapan konsep dasar ketahanan pangan yang mencakup ketersediaan, distribusi, dan konsumsi pangan, sambung Ikramsyah, diharapkan dapat dilaksanakan secara optimal sesuai dengan dokumen pelaksanaan anggaran dan ketentuan terkait.(*)

Baca Juga:
Gelar Halal Bihalal, PPPI Trenggalek Bertekad Jaga Eksistensi Sebagai "Pejuang Ketahanan Pangan"