KETIK, MALANG – Komisariat PMII Gajayana berkeinginan untuk mencekat kader-kader mujahid. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, dilaksanakan kaderisasi formal Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-XXV pada 31 Mei - 2 Juni 2024 di Kota Batu.
Selaras dengan komitmen awal, para pengurus pun mengangkat tema "Menciptakan Generasi yang Berkualitas, Loyalitas dan Bermoralitas." Para peserta mendapatkan berbagai ilmu yang diharapkan mampu membentuk dirinya sebagai kader yang berkualitas, berdaya saing, dan loyal terhadap organisasi.
"Kami semua sepakat, bahwa tema ini menjadi tolak ukur keberhasilan dari PKD kali ini, serta menjadi harapan bagi pengurus untuk menumbuhkan rasa bagi kader dalam menjalankan prosesnya di PMII,” ujar Firda selaku Ketua Komisariat PMII Gajayana.
Kegiatan PKD tersebut diikuti oleh 18 peserta yang berasal dari berbagai komisariat. Selama tiga hari kegiatan, peserta mendapatkan materi mengenai paradigma PMII, aswaja sebagai haluan organisasi, analisa wacana dan media, analisa sosisal, rekaya sosial, manajemen aksi, strategi dan taktik gerakan, dan strategi pengembangan PMII.
Untuk memastikan terserapnya ilmu-ilmu tersebut, juga dilengkapi dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk mengolah pengetahuan masing-masing peserta.
"Kami juga menyiapkan rangkaian acara yang fresh dan seru yakni inagurasi. Peserta sesuai dengan kelompoknya, dibebaskan untuk menampilkan apapun di inagurasi tersebut," lanjut Firda.
Konsep PKD PMII Gajayana digadang memiliki perbedaan dibanding tahun sebelumnya. Pengurus menilai relevansi dan tingkat efiesiensi antara materi dan rangkaian acaranya.
"Meski begitu, tujuan dari tema yang diangkat dalam PKD tidak hilang. Kami memiliki output untuk menumbuhkan kader mujahid yang berkualitas," tuturnya. (*)
Cetak Kader Mujahid, PMII Gajayana Malang Laksanakan PKD
5 Juni 2024 06:10 5 Jun 2024 06:10
Lutfia Indah, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Peserta PKD PMII Gajayana. (Foto: PMII Gajayana untuk Ketik.co.id)
Tags:
PMII Komisariat Gajayana PMII Gajayana PKD PMIIBaca Juga:
Hari ke-13, 8 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Jantung dan Pneumonia Jadi PenyebabBaca Juga:
Hore! Warga Cilacap Kini Bisa Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik LamaBaca Juga:
Perceraian di Cilacap Tembus 1.000 Kasus Awal 2026, Ekonomi-Perselingkuhan Jadi PemicuBaca Juga:
Sedekah Bumi Desa Limbangan Pekalongan Meriah, Warga Arak Gunungan dan Gelar Kirab BudayaBaca Juga:
Wakil Bupati Asahan Hadiri Penutupan Latihan Kader dan Pembukaan Musda IPABerita Lainnya oleh Lutfia Indah
2 Mei 2026 18:52
Target Tambah Pasar SNI Tiap Tahun, Diskopindag Malang Ungkap Kendala Zonasi
2 Mei 2026 16:46
Hidupkan Kios Mati, Diskopindag Malang Bidik Pasar Sepi Jadi Sentra Kuliner
2 Mei 2026 16:31
Hardiknas 2026, Disdikbud Kota Malang Tuntaskan Tumpang Tindih Data 4.000 Anak Tidak Sekolah
2 Mei 2026 15:24
Peringati Hardiknas 2026, UB Berikan Penghargaan Pada 61 Dosen yang Rampung S3
1 Mei 2026 19:52
Peringatan Hari Buruh, Ketua DPRD Kota Malang Soroti Pemenuhan Hak Pekerja Informal
1 Mei 2026 17:59
Berbeda! Aksi Moshing Warnai Peringatan Hari Buruh di Kota Malang
Trending
UPTD SDN Ombul 2 Sampang Raih Juara 3 Lomba Inovasi Pendidikan 2026
Warga Bengbulang Cilacap Tasyakuran Jalan Baru, Aspirasi Legislator Golkar Moro
Kisah Guru Yasi yang Sukses Ajarkan Anak Tunarungu Pacitan Menari dengan Mata
Temu Kangen Alumni MAN 1 Tulungagung Angkatan 2004, 22 Tahun Terpisah Kini Kembali Eratkan Silaturahmi
