KETIK, MALANG – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang terus memacu kehadiran koperasi di masyarakat. Pasalnya kini terdapat penambahan lebih dari 30 koperasi di Kota Malang.
Suseno selaku Kepala Bidang Koperasi Diskopindag Kota Malang menjelaskan, jumlah tersebut masih dalam proses di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.
"Penambahannya ada banyak, kurang lebih 30-50 namun masih dalam proses di Kemenkumham soalnya kan harus ada izinnya. Mereka rata-rata koperasi jasa, karena kita arahkan ke jasa," ujar Suseno, Senin (29/7/2024).
Hingga kini Diskopindag Kota Malang masih terus melakukan pendataan dan monitoring terhadap koperasi yang telah maupun akan berdiri. Hal tersebut salah satunya untuk memacu koperasi sehat di Kota Malang.
Dari sekitar 400 koperasi yang ada, 88 di antaranya masuk dalam kategori koperasi tidak sehat, sedangkan 100 lainnya telah menjadi koperasi percontohan. Terdapat beberapa permasalahan yang dialami pelaku koperasi, salah satunya permasalahan internal.
"Contohnya mungkin ada salah satu anggota koperasi simpan pinjam, ada yang nunggak atau angsurnya tidak rutin. Intinya itu diselesaikan lewat internal, mana kala tidak bisa maka tusi kami mendampingi dan memediasi bagaimana baiknya," tambahnya.
Menurutnya koperasi memiliki peran krusial dalam perekonomian masyarakat Kota Malang. Terlebih banyak koperasi yang juga memiliki UMKM sehingga turut berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Salah satu roda penggerak ekonomi di Kota Malang itu adalah koperasi. Dengan adanya koperasi, harapannya masyarakat bisa semakin sejahtera," tutupnya.(*)
Diskopindag Kota Malang Terus Pacu Penambahan Koperasi
29 Juli 2024 04:34 29 Jul 2024 04:34
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Diskopindag Kota Malang saat menggelar Fasilitasi Pendirian Koperasi Modern. (Foto: Diskopindag Kota Malang)
Tags:
Koperasi Kota Malang Diskopindag Kota Malang Kota Malang Koperasi SehatBaca Juga:
Tiga Spot Mie Ayam Paling Digemari di Kota Malang, Wajib Masuk Daftar KulineranBaca Juga:
Setumpuk Stirfry Hadir di Kota Malang, Sajikan Oseng Unik dengan Robot dan 6 Bumbu NusantaraBaca Juga:
Parkir Sembarangan di Kayutangan Heritage, 21 Motor Ditindak Dishub Kota MalangBaca Juga:
Viral Getok Parkir di Kayutangan Heritage Malang, Pelaku Diburu PolisiBaca Juga:
Viral Lagi Aksi Getok Parkir Kayutangan Malang, Wisatawan Dimintai Rp25 RibuBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
2 Mei 2026 18:52
Target Tambah Pasar SNI Tiap Tahun, Diskopindag Malang Ungkap Kendala Zonasi
2 Mei 2026 16:46
Hidupkan Kios Mati, Diskopindag Malang Bidik Pasar Sepi Jadi Sentra Kuliner
2 Mei 2026 16:31
Hardiknas 2026, Disdikbud Kota Malang Tuntaskan Tumpang Tindih Data 4.000 Anak Tidak Sekolah
2 Mei 2026 15:24
Peringati Hardiknas 2026, UB Berikan Penghargaan Pada 61 Dosen yang Rampung S3
1 Mei 2026 19:52
Peringatan Hari Buruh, Ketua DPRD Kota Malang Soroti Pemenuhan Hak Pekerja Informal
1 Mei 2026 17:59
Berbeda! Aksi Moshing Warnai Peringatan Hari Buruh di Kota Malang
Trending
UPTD SDN Ombul 2 Sampang Raih Juara 3 Lomba Inovasi Pendidikan 2026
Warga Bengbulang Cilacap Tasyakuran Jalan Baru, Aspirasi Legislator Golkar Moro
Kisah Guru Yasi yang Sukses Ajarkan Anak Tunarungu Pacitan Menari dengan Mata
Temu Kangen Alumni MAN 1 Tulungagung Angkatan 2004, 22 Tahun Terpisah Kini Kembali Eratkan Silaturahmi
