KETIK, MALANG – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Malang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hingga Desember 2023, DBD di Kota Malang mencapai 426 kasus, sementara di tahun 2024 sampai bulan Maret sudah ada 231 kasus.
"Sampai akhir Maret ada 231 kasus, dan sampai sekarang angka kematian kasus DBD kita ada dua orang dari 231 kasus DBD. Mereka berusia 8 bulan dan juga 1 tahun," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif pada Jumat (5/4/2024).
Terdapat beragam penyebab meningkatnya kasus DBD di Kota Malang, salah satunya karena banyaknya sumber perindukan nyamuk. Hal tersebut ditengarai kebersihan lingkungan yang tidak diperhatikan secara maksimal.
"Peningkatan disebabkan karena memang sumber dari pada perindukan nyamuk ada banyak. Sumber itu terkait dengan kebersihan lingkungan, sanitasi, maupun kesadaran masyarakat," lanjutnya.
Selama ini masyarakat telah memiliki kepekaan untuk memeriksakan anak maupun keluarganya ketika muncul tanda-tanda sakit. Sayangnya kesadaran tersebut tidak diimbangi dengan upaya untuk pemberantasan sarang nyamuk.
"Kalau kesadaran memeriksakan, ada gejala panas selama dua hari, kondisinya turun dan naik lagi, mereka langsung ke fasilitas kesehatan, mereka sadar. Tapi untuk menghilangkan perindukannya nyamuk yang harus di tingkat lagi karena itu sumbernya nyamuk DBD," kata Husnul.
Husnul menegaskan bahwa upaya penyemprotan untuk membunuh nyamuk melalui vogging bukanlah tindakan yang efektif. Tindakan tersebut hanya mampu membunuh nyamuk-nyamuk dewasa dengan tetap menyisakan jentik-jentiknya.
"Untuk penyemprotan kita lihat kasus dulu karena penyemprotan itu membunuh nyamuk dewasa. Sedangkan yang cikal bakanya banyak, seperti tadi sumur," lanjutnya.(*)
Jumlah Kasus DBD Meningkat, Dinkes Kota Malang Ungkap Penyebabnya
5 April 2024 06:50 5 Apr 2024 06:50
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Husnul Muarif, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang. (Foto:Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
DBD Kota Malang Demam Berdarah Kasus Demam Berdarah Kota Malang Dinkes Kota Malang Kasus DBD MeningkatBaca Juga:
Tiga Spot Mie Ayam Paling Digemari di Kota Malang, Wajib Masuk Daftar KulineranBaca Juga:
Setumpuk Stirfry Hadir di Kota Malang, Sajikan Oseng Unik dengan Robot dan 6 Bumbu NusantaraBaca Juga:
Parkir Sembarangan di Kayutangan Heritage, 21 Motor Ditindak Dishub Kota MalangBaca Juga:
Viral Getok Parkir di Kayutangan Heritage Malang, Pelaku Diburu PolisiBaca Juga:
Viral Lagi Aksi Getok Parkir Kayutangan Malang, Wisatawan Dimintai Rp25 RibuBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
2 Mei 2026 18:52
Target Tambah Pasar SNI Tiap Tahun, Diskopindag Malang Ungkap Kendala Zonasi
2 Mei 2026 16:46
Hidupkan Kios Mati, Diskopindag Malang Bidik Pasar Sepi Jadi Sentra Kuliner
2 Mei 2026 16:31
Hardiknas 2026, Disdikbud Kota Malang Tuntaskan Tumpang Tindih Data 4.000 Anak Tidak Sekolah
2 Mei 2026 15:24
Peringati Hardiknas 2026, UB Berikan Penghargaan Pada 61 Dosen yang Rampung S3
1 Mei 2026 19:52
Peringatan Hari Buruh, Ketua DPRD Kota Malang Soroti Pemenuhan Hak Pekerja Informal
1 Mei 2026 17:59
Berbeda! Aksi Moshing Warnai Peringatan Hari Buruh di Kota Malang
Trending
UPTD SDN Ombul 2 Sampang Raih Juara 3 Lomba Inovasi Pendidikan 2026
Warga Bengbulang Cilacap Tasyakuran Jalan Baru, Aspirasi Legislator Golkar Moro
Kisah Guru Yasi yang Sukses Ajarkan Anak Tunarungu Pacitan Menari dengan Mata
Temu Kangen Alumni MAN 1 Tulungagung Angkatan 2004, 22 Tahun Terpisah Kini Kembali Eratkan Silaturahmi
