KETIK, MALANG – Kenaikan harga pakan ternak masih menjadi keluhan bagi peternak ayam di Kota Malang. Mendengar jeritan peternak, Pemerintah Kota Malang masih mencari cara agar dapat mengalokasikan subsidi atas pakan ternak.
Keluhan tersebut salah satunya datang dari beberapa peternak yang ada di wilayah Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam pemberian subsidi.
Menurutnya subsidi tidak dapat diberikan langsung oleh Bulog kepada para peternak, melainkan harus melalui koperasi. Sayangnya koperasi yang dimaksud berada di Kabupaten Malang.
"Saya akan mencoba untuk subsidi, tetapi mereka tidak bisa langsung dari Bulog. Kami dari bulog nanti akan ke koperasinya akan kita lihat. Hanya saja koperasi yang ditunjuk berada di Kabupaten Malang, ini yang harus kita lihat. Apakah boleh kita memberikan subsidi. Tetapi nanti kita coba ke Bulog kita akan konsultasi supaya bisa menekan harga pakan," ujar Wahyu, Rabu (28/2/2024).
Wahyu menjelaskan beberapa peternak telah mendapatkan bantuan pakan dari koperasi. Hal tersebut tentu dapat sedikit meringankan tanggungan para peternak.
"Kami sudah berdiskusi dengan salah satu pemilik. Mereka menympaikan bahwa sudah mendapatkan melalui koperasi, salah satunya jagung SPHP. Lha ini juga mendukung, memang dari sini nilai itu naik," lanjutnya.
Kenaikan harga pakan tentunya memicu harga telur ayam yang semakin melambung. Salah satu skema yang akan didiskusikan Wahyu bersama Bulog ialah penggunaan dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT).
"Telur memang agak naik karena dari pakan itu. Saya akan ke Bulog menanyakan kira-kira untuk bisa menekan pangan ini seperti apa, agar kita bisa intervensi dari BTT. Intervensinya mekanismenya nanti ya dari BTT langsung untuk menekan," jelasnya.
Melalui BTT Pemkot Malang akan membeli jagung dari Bulog untuk dijual dengan harga yang lebih murah ke para peternak. Namun cara tersebut masih perlu ditinjau lebih jauh lagi.
"Kita bisa membeli itu, kemudian kita sampaikan dengan harga yang lebih murah. Tetapi akan kita lihat lagi karena bahan pakan ini melalui koperasi, nanti kita subsidi ke Bulog kemudian kita jual ke peternak yang ada. Boleh kita akan ambil seperti itu supaya nanti jelas," tutup Wahyu. (*)
Pemkot Malang Cari Cara Alokasikan Subsidi untuk Pakan Ternak
28 Februari 2024 09:55 28 Feb 2024 09:55
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Salah satu peternak ayam petelur di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Intervensi Harga Pakan Ayam Pakan Ayam Naik Harga Pakan Ayam Peternak Ayam Kota Malang Kota Malang pj wali kota malang Wahyu HidayatBaca Juga:
Tiga Spot Mie Ayam Paling Digemari di Kota Malang, Wajib Masuk Daftar KulineranBaca Juga:
Setumpuk Stirfry Hadir di Kota Malang, Sajikan Oseng Unik dengan Robot dan 6 Bumbu NusantaraBaca Juga:
Parkir Sembarangan di Kayutangan Heritage, 21 Motor Ditindak Dishub Kota MalangBaca Juga:
Viral Getok Parkir di Kayutangan Heritage Malang, Pelaku Diburu PolisiBaca Juga:
Viral Lagi Aksi Getok Parkir Kayutangan Malang, Wisatawan Dimintai Rp25 RibuBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
2 Mei 2026 18:52
Target Tambah Pasar SNI Tiap Tahun, Diskopindag Malang Ungkap Kendala Zonasi
2 Mei 2026 16:46
Hidupkan Kios Mati, Diskopindag Malang Bidik Pasar Sepi Jadi Sentra Kuliner
2 Mei 2026 16:31
Hardiknas 2026, Disdikbud Kota Malang Tuntaskan Tumpang Tindih Data 4.000 Anak Tidak Sekolah
2 Mei 2026 15:24
Peringati Hardiknas 2026, UB Berikan Penghargaan Pada 61 Dosen yang Rampung S3
1 Mei 2026 19:52
Peringatan Hari Buruh, Ketua DPRD Kota Malang Soroti Pemenuhan Hak Pekerja Informal
1 Mei 2026 17:59
Berbeda! Aksi Moshing Warnai Peringatan Hari Buruh di Kota Malang
Trending
UPTD SDN Ombul 2 Sampang Raih Juara 3 Lomba Inovasi Pendidikan 2026
Warga Bengbulang Cilacap Tasyakuran Jalan Baru, Aspirasi Legislator Golkar Moro
Kisah Guru Yasi yang Sukses Ajarkan Anak Tunarungu Pacitan Menari dengan Mata
Temu Kangen Alumni MAN 1 Tulungagung Angkatan 2004, 22 Tahun Terpisah Kini Kembali Eratkan Silaturahmi
