KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang akan segera mengintervensi ketersediaan dan harga beras yang beredar di pasaran. Hal ini merespons indikasi pemborongan beras selama masa Pilkada 2024.
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menjelaskan akan melakukan survei di pasar hingga Bulog untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan sembako. Terlebih kondisi tersebut dapat merugikan masyarakat dengan dampak kenaikan harga.
"Mendekati Pilkada, ada isu seperti itu. Dalam waktu dekat sudah kita agendakan untuk survei pasar. Kita ke Bulog untuk meningkatkan persediaan supaya tidak terjadi kelangkaan sembako yang menyebabkan kenaikan harga," ujar Iwan, Kamis 21 November 2024.
Operasi gabungan bersama dengan Satgas Pangan Polresta Malang Kota juga akan ditingkatkan. Begitu pula dengan pemantauan distributor non Bulog yang harus segera ditinjau langsung.
Jauh hari, Iwan telah mengimbau agar dilakukan antisipasi selama masa Pilkada 2024.
"Waktu rapat pimpinan menyikapi inflasi, pernah saya sampaikan perlu ada antisipasi pemerintah dan seluruh jajaran terkait pelaksanaan Pilkada. Khususnya bicara inflasi dan ketersediaan bahan pokok. Sudah lama kita menyikapi terkait hal itu," terangnya.
Iwan juga mengingatkan terkait sanksi bagi pelaku pemborongan yang aktivitasnya mengarah pada perbuatan penimbunan sembako.
"Penimbunan sembako di luar ketentuan juga ada sanksi. Sudah ada aturan jika pemborongan yang dimaksud adalah penimbunan, tentu sanksi akan kita berikan," tegasnya.
Masa Pilkada Rawan Pemborongan Beras, Pemkot Malang Tingkatkan Operasi Gabungan
21 November 2024 14:04 21 Nov 2024 14:04
Lutfia Indah, Aziz Mahrizal
Redaksi Ketik.com
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan saat berada di Gudang Bulog memantau ketersediaan beras. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Beras penimbunan beras Kota Malang Pilkada Kota Malang Ketersediaan Beras sembakoBaca Juga:
Tiga Spot Mie Ayam Paling Digemari di Kota Malang, Wajib Masuk Daftar KulineranBaca Juga:
Setumpuk Stirfry Hadir di Kota Malang, Sajikan Oseng Unik dengan Robot dan 6 Bumbu NusantaraBaca Juga:
Parkir Sembarangan di Kayutangan Heritage, 21 Motor Ditindak Dishub Kota MalangBaca Juga:
Viral Getok Parkir di Kayutangan Heritage Malang, Pelaku Diburu PolisiBaca Juga:
Viral Lagi Aksi Getok Parkir Kayutangan Malang, Wisatawan Dimintai Rp25 RibuBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
2 Mei 2026 18:52
Target Tambah Pasar SNI Tiap Tahun, Diskopindag Malang Ungkap Kendala Zonasi
2 Mei 2026 16:46
Hidupkan Kios Mati, Diskopindag Malang Bidik Pasar Sepi Jadi Sentra Kuliner
2 Mei 2026 16:31
Hardiknas 2026, Disdikbud Kota Malang Tuntaskan Tumpang Tindih Data 4.000 Anak Tidak Sekolah
2 Mei 2026 15:24
Peringati Hardiknas 2026, UB Berikan Penghargaan Pada 61 Dosen yang Rampung S3
1 Mei 2026 19:52
Peringatan Hari Buruh, Ketua DPRD Kota Malang Soroti Pemenuhan Hak Pekerja Informal
1 Mei 2026 17:59
Berbeda! Aksi Moshing Warnai Peringatan Hari Buruh di Kota Malang
Trending
UPTD SDN Ombul 2 Sampang Raih Juara 3 Lomba Inovasi Pendidikan 2026
Warga Bengbulang Cilacap Tasyakuran Jalan Baru, Aspirasi Legislator Golkar Moro
Kisah Guru Yasi yang Sukses Ajarkan Anak Tunarungu Pacitan Menari dengan Mata
Temu Kangen Alumni MAN 1 Tulungagung Angkatan 2004, 22 Tahun Terpisah Kini Kembali Eratkan Silaturahmi
