Dies Natalis ke-22 FISIP UB, Emil Dardak Ajak Akademisi Kawal Pembangunan Jatim

3 Mei 2026 10:59 3 Mei 2026 10:59

Nurul Aliyah, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dies Natalis ke-22 FISIP UB, Emil Dardak Ajak Akademisi Kawal Pembangunan Jatim

Dies Natalis FISIP UB ke-22 yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak pada Sabtu, 2 Mei 2026. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) menggelar Sidang Pleno Terbuka Senat Akademik Fakultas dan Dies Natalis ke-22 tahun pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Gedung Samantha Krida. 

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam mengembangkan potensi perguruan tinggi.

Selama 22 tahun, FISIP UB telah menjadi tempat generasi muda menuntut ilmu terkait pembelajaran dinamika masyarakat, interaksi sosial, kebijakan publik, komunikasi, dan sistem pemerintahan. 

Memasuki usia ke-22, FISIP UB ingin memberi dampak nyata bagi masyarakat Indonesia. Tidak hanya berfokus pada teori dan praktik, tetapi juga melalui pendekatan langsung ke masyarakat. Dalam acara ini, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, turut hadir sebagai wujud kolaborasi antara pemerintah provinsi dan perguruan tinggi.

Pada momen ini, Emil Dardak menyampaikan bahwa Universitas Brawijaya telah menjadi perguruan tinggi rujukan pemerintah provinsi di Jawa Timur. Tentunya di usia FISIP yang ke-22 tahun sendiri telah mencetak lulusan-lulusan terbaik dan selalu menjadi partner dalam diskusi program kerja.

"Barawijaya sendiri adalah kampus yang sangat menjadi rujukan bagi kami di Pemprov dan FISIP Barawijaya di usia 22 tahun ini tentu telah mencetak lulusan-lulusan dan segenap civitas akademikanya, faculty membernya telah menjadi partner kami dalam berbagai diskusi kebijakan bagi program-program ini," jelasnya.

Dengan banyaknya generasi muda yang memilih berkuliah di FISIP UB, tentunya diharapkan mereka bisa ikut berpartisipasi aktif dalam berbagai program kepemudaan yang ada di Jawa Timur. 

Selain itu, Emil Dardak juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus melibatkan para dosen dalam diskusi penentuan kebijakan yang strategis pada konteks Jawa Timur, khususnya Malang Raya.

Ia juga menuturkan posisi Kota Malang yang telah diumumkan oleh presiden sebagai kota metropolis, tentunya perlu dukungan FISIP UB dalam mengembangkan infrastruktur dan wilayah di Malang Kota dan Kabupaten.

"Kita tahu bahwa Malang Raya ini juga sudah ditetapkan oleh Presiden sebagai kawasan metropolis prioritas nasional," tutur Emil Dardak.

"Nah maka ini kan perlu dukungan seperti kemarin kita mengembangkan TransJatim Koridor Malang, pengembangan infrastrukturnya, strategi pengembangan wilayahnya dan kerjasama lintas wilayah batu Malang Kabupaten dan Malang Kota," imbuhnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Fisip UB Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Brawijaya Emil Dardak Wakil Gubernur Jawa timur