KETIK, MALANG – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang menyambut baik program Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mengajar 9 yang digelar, Senin 7 Oktober 2024. Tak hanya mendapat pengetahuan tentang APBN dan instrumen Kemenkeu, siswa juga mendapat gambaran baru tentang keragaman profesi yang ada.
Kepala MIN 1 Kota Malang, Siti Aisyah menjelaskan siswa memerlukan motivasi dan inspirasi yang tinggi agar dapat meraih cita-cita. Selama ini siswa hanya mengetahui jenis-jenis pekerjaan yang terbatas, seperti Guru, TNI, Polri, Jaksa, Dokter, dan lainnya.
"Siswa tahunya jenis pekerjaan terbatas apa yang dilihat. Saat ditanya mau jadi apa, pada jawab polisi, dan lainnya karena itu yang mereka tahu langsung. Beda dengan Kemenkeu, Bea Cukai, Pajak, kan profesinya tidak nampak sehingga mereka belum paham," ujarnya saat ditemui di sekolah.
Terdapat dua jenjang kelas yang mendapatkan program tersebut dengan rincian kelas 5 dan 6 masing-masing sembilan kelas. Meskipun tidak datang ke kantor secara langsung, namun melalui Kemenkeu Mengajar, siswa dapat tahu koridor pekerjaan kementerian.
"Anak-anal lebih tertarik dan saya lihat kemasan pembelajaran yang disampaikan cuku bagus dan menaril. Mereka lebih tertantang dan fokus dengan kegiatan itu sehingga membawa manfaat," tambahnya.
Selama ini MIN 1 Kota Malang juga memiliki program untuk mengenalkan bermacam profesi kepada para siswa. Misalnya dengan berkolaborasi bersama TNI/Polri melalui outing class. Selain itu MIN 1 Kota Malang juga sering mengundang Jaksa untuk mengapa siswa secara langsung ke sekolah.
"Kalau profesi gitu saya minta langsung pakai pakaian harian sehingga saat anak melihat, paling tidak langsung teringat. Demikian juga saat ketemu di jalan ada orang yang pakai baju seperti ini itu bisa langsung paham profesinya sebagai apa," tuturnya.
Aisyah menjelaskan bahwa para siswa secara rutin diajak menyambangi Kantor DPR dan MPR RI untuk mengetahui secara langsung tugas-tugas perwakilan rakyat itu. Proses pembelajaran tersebut sekaligus sebagai implementasi Kurikulum Merdeka yang dimiliki MIN 1 Kota Malang.
"Selama ini kelas 5 diberi pengalaman datang ke DPR dan MPR, tiap tahun rutin ke sana. Anak-anak ya bisa duduk di kursi kehormatan sehingga bisa memberikan pengajaran dan tahu bagaimana menjadi anggota dewan," tutupnya.
MIN 1 Kota Malang Sambut Baik Program Kemenkeu Mengajar 9, Siswa Dikenalkan Keragaman Profesi
7 Oktober 2024 17:30 7 Okt 2024 17:30
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Siswa di MIN 1 Kota Malang mengikuti program Kemenkeu Mengajar 9. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Kemenkeu Mengajar 9 Kementerian Keuangan MIN 1 Kota Malang Kota Malang Keragaman Profesi Profesi bea cukai KemenkeuBaca Juga:
Tiga Spot Mie Ayam Paling Digemari di Kota Malang, Wajib Masuk Daftar KulineranBaca Juga:
Setumpuk Stirfry Hadir di Kota Malang, Sajikan Oseng Unik dengan Robot dan 6 Bumbu NusantaraBaca Juga:
Parkir Sembarangan di Kayutangan Heritage, 21 Motor Ditindak Dishub Kota MalangBaca Juga:
Viral Getok Parkir di Kayutangan Heritage Malang, Pelaku Diburu PolisiBaca Juga:
Viral Lagi Aksi Getok Parkir Kayutangan Malang, Wisatawan Dimintai Rp25 RibuBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
2 Mei 2026 18:52
Target Tambah Pasar SNI Tiap Tahun, Diskopindag Malang Ungkap Kendala Zonasi
2 Mei 2026 16:46
Hidupkan Kios Mati, Diskopindag Malang Bidik Pasar Sepi Jadi Sentra Kuliner
2 Mei 2026 16:31
Hardiknas 2026, Disdikbud Kota Malang Tuntaskan Tumpang Tindih Data 4.000 Anak Tidak Sekolah
2 Mei 2026 15:24
Peringati Hardiknas 2026, UB Berikan Penghargaan Pada 61 Dosen yang Rampung S3
1 Mei 2026 19:52
Peringatan Hari Buruh, Ketua DPRD Kota Malang Soroti Pemenuhan Hak Pekerja Informal
1 Mei 2026 17:59
Berbeda! Aksi Moshing Warnai Peringatan Hari Buruh di Kota Malang
Trending
UPTD SDN Ombul 2 Sampang Raih Juara 3 Lomba Inovasi Pendidikan 2026
Warga Bengbulang Cilacap Tasyakuran Jalan Baru, Aspirasi Legislator Golkar Moro
Kisah Guru Yasi yang Sukses Ajarkan Anak Tunarungu Pacitan Menari dengan Mata
Temu Kangen Alumni MAN 1 Tulungagung Angkatan 2004, 22 Tahun Terpisah Kini Kembali Eratkan Silaturahmi
