KETIK, SURABAYA – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 65 organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar syukuran sederhana dengan mengundang pimpinan Cipayung Plus serta Kader PMII se-Jatim di kediaman Jemursari Surabaya.
Dalam acara itu, Gubernur Khofifah berpesan pergerakan PMII mampu menjadi referensi bagi anak-anak muda Indonesia untuk menjaga NKRI. Ia optimistis Cipayung Plus dan kader PMII se-Jatim dapat berkembang, berdampak, dan menginspirasi.
"Seluruh pergerakan yang dilakukan oleh Cipayung Plus ini adalah gerakan demokrasi yang harus tetap pada koridor menjaga keutuhan NKRI. Untuk itu mari bersatu padu bersinergi membangun Jawa Timur,” katanya, Jumat, 18 April 2025.
“Bangunlah komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder sehingga terbangun sinergitas,” imbuhnya.
Dengan adanya sinergitas dan kolaborasi, peluang dalam membangun perekonomian di Jatim sangat tinggi. Karena dengan sinergi, stabilitas dan kemanan wilayah dapat tercapai.
"Investor itu mau investasi, mereka melihat apakah negara ini, wilayah ini stabil tidak, aman tidak secara politik. Maka sinergi itu jadi kata kunci. Karena sinergi itu artinya membangun kesepahaman dalam perbedaan," pungkasnya.
Khofifah menerangkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memberikan ruang untuk bisa membangun sinergitas. Sehingga, kader Cipayung Plus maupun PMII dapat berdiskusi dengan dinas terkait untuk menyusun program yang berseiring dengan kemaslahatan masyarakat Jatim.
"Saya sering menyampaikan, kalau ibu kota negara secara de jure pindah ke Kaltim, Insya Allah de facto-nya ada di Jatim. Maka kader-kader Cipayung Plus harus bisa manangkap peluang ini, kita bersatu padu, bersinergi bersama kita bangun Jawa Timur,” ucapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, keberadaan organisasi menjadi tempat mengasah kemampuan leadership atau kepemimpinan. Cipayung Plus, kata Khofifah, memberikan sumbangsih pengalaman berorganisasi dan berpolitik, hingga para kadernya pernah menduduki berbagai jabatan strategis di Pemerintahan.
"Saya merasa bahwa Cipayung Plus khususnya PMII adalah tempat menggodok dan mengasah bagi saya, leadership itu terasah dengan dinamika yang luar biasa, karena saya Ketua cabang PMII perempuan pertama di Indonesia. Jadi dulu agak susah perempuan menjadi Ketua cabang, dan ini menurut saya mungkin trial pertama perempuan menjadi Ketua Cabang PMII di Surabaya," katanya bernostalgia.
Di akhir ia juga berpesan agar dalam berdemokrasi, para kader organisaai mahasiswa harus mampu melihat _wisdom_ setiap pemimpin. Salah satu yang patut menjadi rujukan adalah Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Proses berdemokrasi membutuhkan wisdom. Kalau kita merasa paling benar sendiri, paling tahu, kita bisa hancur," katanya
Sementara itu, Ketua Pimpinan Kordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur, Baijuri berharap, para kader PMII dapat meneladani jejak dan kiprah seorang Khofifah yang berhasil eksis dalam kepemimpinan nasional.
"Bu Khofifah ini adalah kader PMII perempuan pertama yang menjadi Gubernur. Ini harus menjadi contoh dan teladan kita. Untuk itu yang menjadi modal utama bagi kader kader PMII, terus bergerak, terus melatih mental, dan melatih kepemimpinan," ucapnya.
Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Jatim Baijuri, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jatim Devi Kurniawan, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jatim Yusfan Firdaus, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jatim Hendra Prayogi, Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Jatim Noble Amrulloh, Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jatim Edo Agasiswanto.
Selain itu juga hadir Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Komisariat Daerah 3 Jatim Popin Kurniawan, Sekretaris Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Jatim Gusti Ayu. (*)
Peringati Hari Lahir PMII, Gubernur Khofifah Kumpulkan Pimpinan Cipayung Plus
18 April 2025 21:05 18 Apr 2025 21:05
Moch Khaesar, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Ketua PKC PMII Jatim, Baijuri memberikan wejangan kepada kader PMII saat merayakan harlah ke 65, Jumat, 18 April 2025. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)
Tags:
Harlah PMII PMII Gubernur Jatim Gubernur Khofifah Khofifah Indar Parawansa KhofifahBaca Juga:
Khofifah dan 5.000 Umat Hindu Jatim Serukan Perdamaian Global di Dharma Shanti NyepiBaca Juga:
Sudah Dibatin Sejak 7 Tahun Lalu, Belgian Blue Dipilih Gubernur Khofifah untuk Kurban Idul Adha 1447 HBaca Juga:
Gubernur Khofifah Kunjungi Ternak Sapi dan Unta Berkah Wafa Farm Ngoro Kabupaten MojokertoBaca Juga:
Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban Jatim Aman dan Surplus, Bebas PMK dan LSDBaca Juga:
Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Barometer Pendidikan Nasional Berbasis Akses Kualitas dan DampakBerita Lainnya oleh Moch Khaesar
24 Oktober 2025 20:01
Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah
22 Oktober 2025 19:30
Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa
22 Oktober 2025 19:04
Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan
20 Oktober 2025 06:05
Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia
19 Oktober 2025 12:38
GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?
18 Oktober 2025 22:41
[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya
Trending
UPTD SDN Ombul 2 Sampang Raih Juara 3 Lomba Inovasi Pendidikan 2026
Warga Bengbulang Cilacap Tasyakuran Jalan Baru, Aspirasi Legislator Golkar Moro
Kisah Guru Yasi yang Sukses Ajarkan Anak Tunarungu Pacitan Menari dengan Mata
Temu Kangen Alumni MAN 1 Tulungagung Angkatan 2004, 22 Tahun Terpisah Kini Kembali Eratkan Silaturahmi
