KETIK, SURABAYA – Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di berbagai wilayah Kota Surabaya menjadi perhatian serius anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Tubagus Lukman Amin.
Ia meminta pemerintah kota dan aparat keamanan untuk menggalakkan patroli lingkungan demi menciptakan rasa aman dan menekan angka kriminalitas, khususnya curanmor.
"Di RW-RW itu sebenarnya sudah ada program Jogo Kampung, siskampling dan sebagainya. Ini harus terus digerakkan karena maling motor sekarang semakin nekat. Meski sudah diawasi CCTV, mereka tetap berani beraksi," kata Tubagus saat dihubungi pada Minggu 8 Juni 2025.
Ketua Fraksi PKB ini juga mengungkapkan, modus pelaku pencurian kini berubah dan cenderung oportunistik.
"Begitu ada kesempatan, langsung disikat. Ini butuh gerakan bersama. Polisi RW penting, Satpol PP, semua jajaran harus aktif. Dan yang paling penting adalah keterlibatan masyarakat secara langsung," ungkapnya.
Tubagus menyebut Surabaya saat ini dalam kondisi darurat curanmor, mengingat banyaknya kejadian yang tercatat dalam waktu singkat.
"Februari kemarin, tidak sampai dua bulan sudah ada 41 pelaku tertangkap. Kita apresiasi kerja kepolisian, tapi sekarang sudah April-Mei, kasusnya masih terus terjadi dan pelakunya bahkan ada yang sama," sebutnya.
Untuk menekan angka kriminalitas di Kota Pahlawan, Tubagus mendorong agar tidak terjadi putus komunikasi antara semua pihak, termasuk kepolisian, TNI, RT/RW, dan Satpol PP.
“Satpol PP perlu lebih masif dalam membantu patroli, terutama di jam-jam rawan dan titik-titik yang sering terjadi kriminalitas. Kolaborasi ini penting demi keamanan bersama,” pungkas Tubagus Lukman Amin Anggota Komisi A DPRD Surabaya. (*)
Surabaya Darurat Curanmor, Komisi A Minta Jogo Kampung di Jam Rawan Digalakkan
8 Juni 2025 13:55 8 Jun 2025 13:55
Shinta Miranda, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Tubagus Lukman Amin. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Tags:
curanmor surabaya Tubagus Lukman Amin pkb DPRD Surabaya Komisi A Komisi A DPRD SurabayaBaca Juga:
Hak Angket-Interplasi Disuarakan Terkait Polemik Wabup Malang Temui Wapres, Fraksi Gerindra: Jangan Prematur Menilai!Baca Juga:
Tak Perlu Ribet! Warga Kini Bisa ‘Ngadu’ Langsung ke Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang Setiap JumatBaca Juga:
Kenakan Sarung Hijau, Bupati Malang Terima Laporan Wabup-PKB soal Hasil Audiensi dengan WapresBaca Juga:
Isu Retak Terbantahkan! Wabup Temui Bupati Malang Laporkan Hasil Audiensi dengan WapresBaca Juga:
Tepis Isu Miring! Ketua DPC PKB Tegaskan Kunjungan Wabup Temui Wapres Demi Kemajuan Kabupaten MalangBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
UPTD SDN Ombul 2 Sampang Raih Juara 3 Lomba Inovasi Pendidikan 2026
Warga Bengbulang Cilacap Tasyakuran Jalan Baru, Aspirasi Legislator Golkar Moro
Kisah Guru Yasi yang Sukses Ajarkan Anak Tunarungu Pacitan Menari dengan Mata
Temu Kangen Alumni MAN 1 Tulungagung Angkatan 2004, 22 Tahun Terpisah Kini Kembali Eratkan Silaturahmi
