KETIK, SURABAYA Pasca puasa dan lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim mencatat banyak kasus diare. Banyak masyarakat tidak mengontrol pola makan yang berdampak pada pencernaan.

“Kasus diare sering kali meningkat terutama pasca puasa pada bulan ramadhan dan lebaran lalu,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur (Jatim), dr. Erwin Astha Triyono, Senin, 7 April 2025.

Selain diare, Erwin menyebut penyakit lain yang sering ditemui usai lebaran adalah infeksi saluran pernapasan. Biasanya tertular ketika pasien pulang kampung dan bersilaturahmi dengan berbagai macam orang.

“Terutama dari kontak dengan saudara - saudara kita yang mungkin sudah ada flunya dan sebagainya, itu mudah sekali menular,” kata dia.

Maka dari itu, Erwin mengingatkan bagi masyarakat atau pasien yang memiliki komorbit, atau penyakit bawaan, seperti diabetes, maupun kolesterol, untuk menjaga pola makan.

“Jangan sampai nanti terlalu longgar, sehingga membuat tensinya naik, diabet naik, kolesterol naik, nah itu betul betul bisa kita hindari,” pesannya. (*)

Baca Juga:
Dies Natalis ke-22 FISIP UB, Emil Dardak Ajak Akademisi Kawal Pembangunan Jatim
Baca Juga:
Hari Pendidikan Nasional 2026, Emil Dardak Dorong Peningkatan IPM dan Prestasi Holistik