KETIK, PACITAN – Suasana malam Idulfitri di sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, berlangsung semarak, Jumat, 20 Maret 2026
Anak-anak hingga remaja tampak antusias mengikuti tradisi takbir keliling dengan membawa obor, mengelilingi kampung sambil mengumandangkan takbir.
Salah satunya terlihat di Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, di mana warga berkumpul selepas salat Isya untuk memulai pawai takbir.
Barisan anak-anak berjalan rapi menyusuri jalan desa, membawa obor yang menyala, menciptakan pemandangan hangat di tengah malam.
Selain obor, sebagian peserta juga membawa bedug kecil, rontek dan pengeras suara portabel untuk menambah kemeriahan.
Baca Juga:
Ini Rekap Perolehan Medali Kejurkab Pencak Silat Pacitan 2026, PSHT Raih 7 EmasLantunan takbir, tahmid, dan tahlil terdengar menggema, menandai datangnya Hari Raya Idulfitri.
Salah satu warga setempat mengatakan bahwa tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi momen yang ditunggu setiap tahun.
“Anak-anak sangat senang, apalagi bisa ikut takbir keliling bersama teman-temannya. Ini juga jadi cara melestarikan tradisi,” ujarnya, Ketua Takmir Masjid Darussalam Banjarjo, Supriyono, Jumat, 20 Maret 2026.
Baca Juga:
Dies Natalis ke-22 FISIP UB, Emil Dardak Ajak Akademisi Kawal Pembangunan JatimMeski berlangsung meriah, warga tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan.
Orang tua dan tokoh masyarakat turut mendampingi jalannya takbir keliling agar tetap aman, terutama bagi anak-anak yang membawa obor.
Tradisi takbir keliling dengan obor ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga di malam kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.(*)